Penggunaan Ampelas Sabuk Di Pengrajin Bambu Di Salatiga Jawa Tengah

Riles M. Wattimena, Aryo Satito, Sri Harmanto (Jurusan Teknik Mesin), Adilistiono (Jurusan Akuntansi), Politeknik Negeri Semarang

Abstract


Usaha Kecil Menengah (UKM) di bidang kerajinan bambu di Kota Salatiga ini masih menggunakan peralatan konvensional sehingga kualitasnya rendah dan harga jualnya murah. Di bidang manajemen laporan keuangan dilakukan secara kekeluargaan sehingga mengalami kesulitan dalam menghitung laba-rugi. Dengan permasalahan tersebut maka diperlukan solusi untuk meningkatkan kualitas dan mengetahui laba-rugi UKM. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat Program PKM ini adalah untuk meningkatkan kualitas permukaan produk dengan cara penggunaan mesin ampelas sabuk. Sedangkan untuk perbaikan laporan keuangan dilakukan pelatihan manajemen keuangan. Metode yang yang digunakan dalam kegiatan Program PKM ini adalah pendampingan pada UKM untuk pemecahan masalah  produksi dan manajemen dengan cara pelatihan atau worshop di lokasi UKM. Hasil yang dicapai dari kegiatan Program PKM ini di bidang produksi adalah adanya peningkatan kualitas permukaan produk kerajinan bambu sehingga bisa meningkatkan harga dan omset penjualan sebesar 9 % dan 18,7 %. Di bidang manajemen laporan keuangan menggunakan cara pembukuan sehingga bisa menghitung laba-rugi UKM. Luaran dari kegiatan Program PKM ini adalah artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal dan prosiding pada seminar nasional, publikasi media masa, dan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang berupa mesin ampelas sabuk.

Kata Kunci :        Ampelas sabuk, Pengrajin bambu

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal DIANMAS
ISSN 2089-9602
Alamat Redaksi :
Politeknik Negeri Semarang
Jl. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang
Telp. 024-7473417
E-mail : ruslysmg@yahoo.co.id