Desa Mitra Mlokomanis Wetan Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri dalam Upaya Menuju Desa Mandiri Energi dan Green Villag

Sri Mulyati, S Setyowati Rahayu, Totok Prasetyo, (Politeknik Negeri Semarang), Okid Parama Astirin (Universitas Sebelas Maret Surakarta)

Abstract


Program Pengembangan Desa Mitra Mlokomanis Wetan Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri bertujuan untuk mengejawantahkan peranan Politeknik Negeri Semarang dengan luaran rencana strategi riset unggulan tentang energi terbarukan dan rekayasa lingkungan secara lebih riil di Desa Mitra. Salah satu klaster industri rumah tangga yang banyak mendapat sorotan dari segi lingkungan adalah industri kecil tahu yang berada di Mlokomanis Wetan. Semakin pesatnya perkembangan industri kecil tahu, akan berdampak positif bagi kemajuan yang membawa peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat desa. Namun demikian, limbah yang dihasilkan dari proses produksi tahu akan berdampak negatif bagi lingkungan desa menjadi berbau dan kotor. Berdasarkan karakteristik limbah tahu di atas dan disesuaikan dengan baku mutu limbah cair tahu yang ada, maka  air limbah tahu dari industri kecil yang berada di pedesaan tersebut sangat berpotensi terhadap pencemaran lingkungan apabila dibuang langsung tanpa adanya pengolahan. Pencemaran tanah dapat terjadi apabila air limbah merembes ke dalam tanah dan dapat mengakibatkan air sumur penduduk yang dekat dengan rembesan air limbah tersebut tidak dapat dimanfaatkan lagi. Oleh sebab itu  diperlukan pengembangan teknologi untuk pengolahan air limbah yang dapat menghasilkan biogas sebagai energi terbarukan yang dapat dikembangkan sehingga bermanfaat bagi penduduk pedesaan. Penggunaan metode  pengelolaan limbah ini tidak hanya bersifat “penanganan” namun juga memiliki nilai guna/manfaat sebagai energi terbarukan dan limbah cair yang keluar dari digester dimanfaatkan untuk pengairan Gapoktan Rejo Tani serta lumpurnya digunakan pupuk organik. Teknologi ini dapat menurunkan padatan pencemar berkisar 75-90%. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program pengembangan desa mitra ini dengan cara sosialisasi, penerapan teknologi dengan metode anaerob, teknologi yang digunakan sederhana, mudah dipraktekkan dengan peralatan yang relatif murah dan mudah didapat sehingga para pelaku industri kecil dan menengah tidak lagi beranggapan bahwa pengolahan air limbah industri kecil tahu merupakan beban yang sangat mahal. Selain itu dicari alternatif penggunaan metode pengolahan limbah dengan bernilai ekonomis yang dapat menghasilkan biogas sebagai energi terbarukan. Kemudian dilakukan pendampingan serta monitoring dan evaluasi untuk keberhasilan menuju desa mandiri energi dan green village. Teknologi yang yang dihasilkan berupa gas metana yang merupakan energi terbarukan dari hasil konsep recycle yang diterapkan dalam proses pengolahan air limbah industri kecil tahu ini sangat menguntungkan bagi pelaku bisnis, karena selain limbahnya tertangani dengan baik, juga dapat dihasilkan sumber energi terbarukan. Dikarenakan limbah cair dapat tertangani mengakibatkan desa menjadi bersih dan siap untuk melakukan penghijauan disekitar rumah penduduk menuju green vilage. Luaran berupa publikasi di jurnal nasional ber ISSN, publikasi dimedia masa, TTG, peningkatan pendapatan penduduk, dan proseding internasional.

Kata Kunci :        desa mitra, air limbah tahu,energi terbarukan, green village.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal DIANMAS
ISSN 2089-9602
Alamat Redaksi :
Politeknik Negeri Semarang
Jl. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang
Telp. 024-7473417
E-mail : ruslysmg@yahoo.co.id