Teknologi Pengolahan Limbah Cengkeh Menjadi Minyak Atsiri Dengan Destilator
Abstract
Kabupaten Kudus dengan letak yang strategis di wilayah pantai utara jawa (Pantura) merupakan kota penghubung antar kota-kota di propinsi Jawa Tengah dengan propinsi Jawa Timur. Merupakan pusat perdagangan yang prospektif dengan budaya masyarakat yang berwirausaha di berbagai sektor. Sebagai kota kabupaten di Jawa Tengah dengan tingkat pendapatan asli daerah yang relatif paling tinggi. Hal ini dikarenakan banyak terdapat industri skala besar, menengah dan kecil di sektor rokok dan lainnya, hingga mendapat sebutan sebagai kota kretek. Industri rokok ini menjadi mata pencaharian sebagaian besar masyarakat Kudus mulai dari buruh pabrik, pemasok bahan baku, pengrajin rokok sampai usaha mengolah limbah tembakau dan cengkeh sebagai produk samping menjadi minyak atsiri sebagai bahan baku obat-obatan, aroma terapi dan kosmetik. Metode pelaksanaan program adalah memberikan penyuluhan teknis yaitu bagaimana meningkatkan produktifitas dan kualitas produk minyak atsiri sekaligus bantuan teknis pembuatan teknologi tepat guna berupa alat destilator minyak cengkeh. Alat destilator ini mampu memproduksi minyak atsiri hasil daur ulang limbah cengkeh industri rokok dengan kapasitas 10kg/proses.
Kata Kunci : destilator, limbah cengkeh, minyak atsiri, proses destilasi.Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal DIANMAS
ISSN 2089-9602
Alamat Redaksi :
Politeknik Negeri Semarang
Jl. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang
Telp. 024-7473417
E-mail : ruslysmg@yahoo.co.id